![]() |
| Gudang milik Hariadi yang terbakar, Selasa, 25/8 pukul 02.00 WITA |
Wajo, Tirtaindonesia.com – Kabupaten Wajo nampaknya sudah
menjadi langganan musibah kebakaran. Sekitar pukul 02.00 WITA, api kembali
beraksi di jalan Dahlia kecamatan Tempe kabupaten Wajo, Selasa, 25/8/15. Kali ini
menimpa satu unit rumah panggung yang dijadikan gudang oleh pemiliknya,
Hariadi. Meski tidak ada korban nyawa, namun kerugian ditaksir mencapai belasan
juta rupiah.
Alasan klasik korsleting listrik nampaknya tidak berlaku
untuk peristiwa kali ini, mengingat ‘gudang’ yang terbakar sama sekali tidak
memiliki akses listrik.
“Rumah itu saya jadikan gudang. Biasanya kalau malam ada
orang gila yang bermalam disitu. Mungkin dia merokok, lalu membuang puntung
rokoknya,” ungkap Hariadi.
Kejadian ini mengagetkan warga sekitar, terutama warga yang
tinggal di Graha Dahlia karena yang terbakar sangat berdekatan dengan kompleks
perumahan mereka. Apalagi terjadi saat jam tidur.
Tiga unit armada Pemadam Kebakaran (Damkar) diturunkan guna
menjinakkan si jago merah. Beberapa personil kepolisian dari Polsek Tempe disiagakan demi mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.
Dua jam sebelumnya, kebakaran juga terjadi sekitar pukul 23.45 WITA di Jalan Andi Parenrengi kecamatan Tempe, namun api tidak sempat ‘mengamuk’ berkat kesigapan para awak Damkar kabupaten Wajo.
Dua jam sebelumnya, kebakaran juga terjadi sekitar pukul 23.45 WITA di Jalan Andi Parenrengi kecamatan Tempe, namun api tidak sempat ‘mengamuk’ berkat kesigapan para awak Damkar kabupaten Wajo.
“Satu malam, dua kebakaran terjadi,” celoteh warga yang
datang di lokasi peristiwa.
(Firman Tirta)

