Notification

×

Iklan

Iklan

Trigana Air ditemukan Hancur, Ekor Pesawat Tersangkut di Pohon

Selasa, 18 Agustus 2015 | 09.30 WIB Last Updated 2015-08-18T01:30:42Z
    Share









Dua warga Oksibil yang telah mencapai lokasi jatuhnya pesawat Trigana, berhasil membawa puing pesawat dan menyerahkannya ke perwakilan Trigana yang ada di Oksibil.
“Kedua warga Oksibil yang berhasil tiba dilokasi yakni Horsea Ngindana dan Donatus Oktemka,” kata Kapolres Pegunungan Bintang AKBP Yunus Wally kepada Antara, Selasa (18/08/2015).
Dari laporan kedua warga itu terungkap kondisi pesawat hancur dan bagian yang terlihat utuh adalah ekor namun tersangkut.
"Tim SAR darat saat ini berupaya menuju lokasi yang lokasinya berada dilereng gunung disekitar Oksob," kata AKBP Wally.
Menurut dia, saat ini sekitar 300 warga Oksibil turut mendampingi tim SAR darat yang sudah bergerak sejak Senin (17/8), namun karena medannya yang berat dan cuaca ekstrem maka mereka belum tiba di lokasi.
"Di atas peta memang dekat, namun di lapangan cukup sulit, belum lagi cuaca dan jarak pandang yang terbatas," tegas Kapolres Pegunungan Bintang AKBP Wally.
Dia berharap mudah-mudahan hari ini tim bisa tiba dilokasi, sehingga evakuasi dapat segera dilakukan.
Ketika ditanya tentang tim SAR melalui udara, Kapolres Pegunungan Bintang itu mengaku masih menunggu kondisi cuaca karena di kawasan pegunungan dilaporkan masih berkabut.
Pesawat Trigana yang jatuh di Oksob, Pegunungan Bintang itu membawa 49 penumpang dan crew dengan pilot Hasanudin.
Dandim Wamena Letkol Inf Moh. Aidi kepada Antara, Senin (17/08/2015) malam, mengakui tidak mengetahui dengan pasti berapa jumlah warga yang ikut dalam pencarian jalan darat, namun mencapai seratusan orang yang berinisiatif dan secara sukarela ikut bergabung dengan Tim SAR.
Keterlibatan ratusan warga itu disebabkan yang menjadi korban adalah sanak keluarganya yang juga penduduk Oksibil.
Tim SAR sendiri awalnya berjumlah 46 orang dipimpin Danyon 133 Letkol Inf Arif yang semalam sudah mendekati lokasi jatuhnya pesawat Trigana.
Menurut dia, dari perhitungan diatas peta, jarak tim SAR sudah mendekati lokasi yakni sekitar dua kilometer namun karena medannya yang terjal maka dibutuhkan waktu lebih untuk mencapai lokasi. (TI/Rimanews)




×
Berita Terbaru Update